Mohammed Rashid memandu latihan bersama secara daring kepada pemain Akademi PERSIB, 7 September 2021 © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

berita harian
Kamis, 09-09-2021 14:00 WIB

20 Pemain Akademi PERSIB Latihan Bersama Mohammed Rashid

Bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021 dan hari jadi ke-12 PT PERSIB Bandung Bermartabat, kegiatan kemanusian di tengah pandemi Covid-19 bertajuk #Sauyunan kembali digelar. Kali ini, kegiatan melibatkan 20 siswa dan siswi Akademi PERSIB berusia 12-15 tahun. Kegiatan yang dilakukan berupa latihan bersama secara daring.

Meski digelar secara daring, #Sauyunan kali ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran Mohammed Bassim Rashid. Didampingi penerjemah, Rijki Kurniawan, gelandang PERSIB asal Palestina itu bertindak sebagai pemandu latihan.

Rashid tampak antusias memandu sejumlah gerakan dalam berlatih sepakbola. Gerakan-gerakan yang dilakukan meliputi pemanasan, sentuhan dan penguasaan bola.

Coaching clinic ini sangat bagus dilakukan PERSIB untuk mendukung anak-anak ini agar tetap sehat dan bugar melalui sepakbola. Terima kasih sudah mengundang saya. Semoga apa yang saya berikan ini bisa bermanfaat dan menambah semangat mereka,” kata Rashid di Lapangan Futsal Perumda Tirtawening, Kota Bandung, 7 September 2021.

Di akhir kegiatan, #Sauyunan memberi kesempatan kepada para peserta untuk berinteraksi secara daring dengan pemilik nomor punggung 74. Salah satu peserta bernama Daffa  mengajukan pertanyaan tentang prioritas antara sepakbola dan sekolah.

Dengan lugas, Rashid mengatakan, hal terpenting bagi dirinya adalah pendidikan. Ia pernah memilih sepakbola ketimbang sekolah. Tapi kemudian mengalami cedera yang membuatnya fokus untuk menuntaskan pendidikan.

Setelah menuntaskan pendidikannya di sebuah universitas, ia kembali menekuni sepakbola dan berhasil meyakinkan keluarganya untuk mengukir prestasi. Cita-cita itu menjadi nyata tatkala dirinya bergabung dengan Tim Nasional Palestina U-23. Itu membuat kedua orangtuanya bangga.

“Seratus persen tentu saja sekolah adalah hal utama karena dengan gelar dari universitas, saya bisa mendapatkan segalanya. Sepakbola hanya bisa dilakukan sampai usia 35-36 tahun. Setelah itu, kamu akan pensiun. Itu bisa datang lebih dini jika kamu mengalami cedera. Jika itu terjadi, tidak ada yang bisa dilakukan tanpa pendidikan. Tapi, jika bisa melakukan keduanya, itu akan jadi berkah tersendiri,” jelasnya.

persib.co.id
pernik
Pulang Kampung, Rashid Jadikan Jersey PERSIB sebagai Buah Tangan
Ada kesempatan pulang kampung tentu saja dimanfaatkan Rashid untuk membawa buah tangan buat keluarga dan sahabat-sahabatnya
Jumat, 26-11-2021 19:00 WIB
berita harian
Ucapan Syukur Rashid Sebelum Meninggalkan PERSIB
Tiga poin dan cleansheet di laga itu disyukuri Rashid
Jumat, 26-11-2021 18:00 WIB
berita harian
Akumulasi Kartu Kuning, Kuipers dan Rashid Absen di Laga Kontra Arema FC
Akibat kartu kuning itu, Kuipers dan Rashid dipastikan harus absen pada laga kontra Arema FC
Kamis, 25-11-2021 15:00 WIB