General Manager Akademi PERSIB, Yoyo S. Adiredja dan Pelatih PERSIB U-17 Gilang Angga Kusuma pada  acara Sampurasun PERSIB di 1933 Dapur dan Kopi, Senin 28 Februari 2022. © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

berita harian
Selasa, 01-03-2022 11:53 WIB

Akademi PERSIB dan Peran Strategis Pembinaan Pemain Usia Muda

Pembinaan pemain muda yang berkelanjutan menjadi perhatian serius PT PERSIB Bandung Bermartabat. Akademi dan Diklat PERSIB menjadi jawaban akan kepedulian manajemen terhadap bibit pesepakbola potensial untuk mendapatkan jenjang karier terbaik.

Hal tersebut menjadi satu poin dari banyaknya pembahasan dalam acara Sampurasun PERSIB dengan tema 'Peran Akademi PERSIB untuk Sepakbola Indonesia' di 1933 Dapur dan Kopi, Senin 28 Februari 2022.

Hadir pada acara tersebut, General Manager Akademi PERSIB, Yoyo S. Adiredja dan Pelatih PERSIB U-17 Piala Soeratin Jawa Barat, Gilang Angga Kusuma.

Acara yang diikuti banyak pelaku dan pemerhati sepakbola usia dini ini didukung oleh Indofood dan Good to Go. Acara yang diikuti secara online dan offline tersebut memgupas peran Akademi PERSIB di kancah sepakbola Indonesia.

Sebnagai klub sepakbola profesional, tak hanya prestasi dan bisnis yang diperjuangkan manajemen PERSIB. PERSIB juga berperan aktif dalam memajukan pembinaan sepakbola Indonesia, khususnya pesepakbola usia muda.

Melalui Akademi PERSIB, PT PERSIB Bandung Bermartabat berusaha mencetak bibit-bibit pesepakbola unggul. PERSIB juga turut berkontribusi untuk dunia sepakbola Tanah Air, melalui penditribusian pemain ke Tim Nasional Indonesia, baik kelompok usia maupun senior.

Hasilnya, para pemain binaan PERSIB saat ini sudah mulai diperhitungkan. Liga 1 2021/2022 muncul nama Kakang Rudianto sebagai produk Akademi PERSIB yang berhasil debut dan mencetak gol bersama tim senior di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Selain Kakang ada juga Dimas Juliono Pamungkas, Ferdiansyah, dan Roby Darwis yang masuk daftar pemain Tim Nasional U-19 Indonesia untuk program pemusatan latkhan di Korea Selatan. Jauh seblum mereka, ada generasi emas, Febri Hariyadi, Henhen Herdiana, Gian Zola, hingga Beckham Putra Nugraha yang sudah tampil ciamik di Liga 1.

Bukan hanya mencetak prestasi secara individu, Akademi PERSIB atau Diklat PERSIB juga berhasil meraih banyak prestasi lainnya. Setelah juara Liga 1 U-19 dan Liga 1 U-16 tahun 2018, dan juara Liga 1 Putri, tahun ini Akademi PERSIB juga menjadi runner-up di Elite Pro Academy usia U-16 dan U-18.

Pada kesempatan itu, para pembicara menjelaskan bagaimana pendekatan PERSIB mendukung sepakbola dari level akar rumput. Tak hanya itu, para pembicara juga membahas bagaimana transisi karier dari Akademi masuk ke Diklat PERSIB.

Pada kesempatan itu para pembicara membahas filosofi pengajaran yang diadopsi oleh Akademi PERSIB saat ini. Data-data terkait prestasi, pelatih, lisensi, dan siswanya.

Tidak hanya secara kongnitif di lapangan, pada kesempatan itu, para narasumber memberikan gmlambaran bagaimana Akademi PERSIB juga memperhatiakan asupan gizi yang baik bagi anak yang aktif berolahraga.

"Pengenalan permainan bola dari dasar, bagaimana caranya anak-anak senang sebelum melanjutkan kepada teknik lebih meningkat," kata Gilang.

Mengadopsi filosofi pembinaan dari Inter Academy, pembinaan di PERSIB punya ciri khas, ada hal yang berbeda dengan pola pendidikan lainnya. Terlebih, Academy Inter sudah punya pengalaman lebih jauh dengan cabang di berbagai negara yang sepakbolanya maju.

Lebih lanjut, Gilang mengatakan, dalam pola pelatihan Academy Inter Milan, pesepakbola tak hanya berbicara soal menendang dan mencetal gol. Namun, sepakbola seharusnya yang membentuk karkater untuk menjadi sosok baik dalam kehidupan, tidak hanya soal juara. 

"Jelas jenjangnya. Program dari awalnya, tidak hanya berlatih secara teknis di lapangan. Tapi, bagaimana hormat kepada orang tua, pelatih dan sikap di lapangan dan tim bagaimana," ungkap sosok yang juga pernah berseragam skuad Pangeran Biru tersebut.

Sementara itu, Yoyo mengatakan, hadirnya Akademi PERSIB sebagai usaha manajemen untuk membuat jenjang yang terencana sebagai pesepakbola. Sebab, dari Akademi PERSIB, pemain punya banyak kesempatan untuk meningkatkan kualitasnya, bergabung Diklat PERSIB hingga menyusul pemain lainnya ke senior bahkan Tim Nasional.

"PT PBB sudah menyediakan tempat bertingkat dan lengkap. Akademi dan Diklat PERSIB untuk bermain di Elite Pro Akademi. Diklat PERSIB juga bisa mengisi PERSIB senior, Bandung United atau Maung Anom," jelas Yoyo.

Selain membahas peran Akademi PERSIB untuk sepakbola Indonesia, beberapa waktu lalu PERSIB juga telah menggelar program sampurasun yang berkolaborasi dengan founder UNKL347, Dendy Dharman dengan tema "Sport Fashion: Menciptakan Clothing Product Bergaya Sporty". Dalam sesi sampurasun tersebut Dendy Dharman menyoroti bagaimana kehadiran PERSIB yang mampu mempengaruhi sport fashion di Indonesia, khususnya di Bandung. Dendy juga berbagi tips kepada para bobotoh yang berpartisipasi pada acara tersebut mengenai bagaimana cara untuk membangun dan bertahan bagi para pengusaha startup di dunia fashion. ***


persib.co.id


berita harian
PERSIB Goes To School di SDN 178 KPAD, Tumbuhkan Keberanian Melalui Sepakbola
Program PERSIB Goes to School kembali digelar, kali ini dengan mengunjungi SD Negeri 178 KPAD, Kota Bandung, 16 Juni 2022
Senin, 20-06-2022 17:00 WIB
berita harian
Akademi PERSIB Tambah Jam Terbang Pemain Binaan
Akademi PERSIB terus melanjutkan pembinaan terhadap para pemainnya
Jumat, 10-06-2022 21:30 WIB
berita harian
Akademi PERSIB Terus Menggali Potensi
Akademi PERSIB menyelenggarakan Festival PERSIB Academy League untuk kelompok usia (KU) 10 dan 12 tahun di Lapangan Soccer Republic
Kamis, 12-05-2022 20:00 WIB