
Muhammad Jatnika Sadili
PERSIB kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan dengan mengimbau suporter tim tamu untuk tidak datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Imbauan ini berlaku saat PERSIB menjamu PSBS Biak pada pertandingan pekan ke-18 Super League 2025/26, Minggu, 25 Januari 2026.
Head of Communication PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyampaikan, larangan kehadiran suporter tim tamu merupakan regulasi yang harus dipatuhi bersama oleh seluruh pihak. Aturan tersebut bukan sekadar imbauan, melainkan ketentuan yang bertujuan menciptakan pertandingan yang aman, tertib, dan nyaman.
"Kami mohon kerja sama seluruh pendukung tim tamu untuk tidak memaksakan diri hadir ke stadion. Mari kita sukseskan pertandingan penting ini dengan saling menghormati regulasi yang berlaku," ujar Adhi, Rabu, 21 Januari 2026.
Adhi menegaskan, sebagai tuan rumah, PERSIB tidak bertanggung jawab atas risiko atau kerugian apa pun yang mungkin dialami suporter tim tamu yang tetap datang ke GBLA. Setiap suporter yang hadir akan dipulangkan tanpa pengecualian dan tanpa kompensasi, termasuk bagi mereka yang telah memiliki tiket pertandingan.
Ketentuan ini merujuk pada Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yang secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion. Regulasi tersebut juga menjadi dasar keputusan Komisi Disiplin PSSI yang hingga kini masih berlaku.
"Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghormati dan menjalankan aturan yang sudah disepakati demi kebaikan bersama," tutup Adhi.
Dengan kepatuhan terhadap regulasi, PERSIB berharap laga melawan PSBS Biak dapat berlangsung aman, tertib, dan fokus pada kualitas permainan di lapangan. Lebih dari itu, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya kolektif membangun atmosfer sepak bola Indonesia yang semakin dewasa, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi sportivitas.


