
Muhammad Jatnika Sadili
PERSIB memilih fokus berjuang memenangkan pertandingan yang diperkirakan berlangsung sengit melawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 12 April 2026, pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini harus dimenangkan PERSIB karena rivalnya, Borneo FC meraih kemenangan di pekan ke-27 Super League 2025/26.
Hingga saat ini, PERSIB masih memimpin klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 61, unggul satu poin dari Borneo FC yang mengalahkan PSBS Biak 5-1 pada Sabtu, 11 April 2026.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan, fokus utama timnya adalah mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Baginya, kemenangan sangat krusial untuk menjaga jarak poin dengan para pesaing di papan atas.
Meski mewaspadai motivasi Bali United, Hodak optimistis rekor 100 persen pada pertandingan kandang PERSIB akan berlanjut. "Ini pertandingan penting bagi kami. Kami akan mencoba mempertahankan (kemenangan) seluruh pertandingan di kandang agar bisa menjaga jarak dengan tim lainnya," ujar Hodak.
Menghadapi Bali United, PERSIB tidak akan diperkuat Julio Cesar yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Namun, posisi tersebut bisa diisi Patricio Matricardi yang akan kembali bermain setelah menjalani hukuman kartu kuning.
Dari kubu Bali United, pelatih Johnny Jansen menegaskan, mereka datang ke Bandung dengan modal kepercayaan diri tinggi. Keberhasilan mencetak banyak gol saat mengalahkan PSBS Biak di laga sebelumnya menjadi suntikan moral yang akan dibawa untuk menghadapi PERSIB.
Jansen mengakui, kekuatan PERSIB sebagai pemuncak klasemen. Namun ia mengaku tidak gentar dan mengincar kemenangan untuk dibawa pulang ke Bali.
"PERSIB punya peluang besar untuk jadi juara, tapi besok kami ingin memberi tekanan kepada mereka dan membawa pulang tiga poin ke Bali," tegas Jansen.***


