
Muhammad Jatnika Sadili
PERSIB akan menghadapi Borneo FC pada laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu 15 Maret 2026, pukul 20.30 WIB. PERSIB menjanjikan penampilan maksimal untuk memperkokoh posisi di puncak klasemen.
Saat ini, PERSIB mengoleksi nilai 57 dari 24 pertandingan, unggul 4 poin dari Borneo FC yang berada di peringkat kedua klasemen sementara.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menilai beban berat dalam laga dua besar klasemen pekan ini berada di pihak tuan rumah. Sebab, apapun hasilnya, PERSIB akan tetap berada di puncak klasemen.
Menurutnya, situasi itu memberikan keuntungan secara psikologis bagi anak asuhnya. Sebab, saat PERSIB menang jarak poin menjadi lebih jauh dengan pesaingnya.
"Seandainya kalah, kami masih ada di puncak klasemen. Sementara bagi mereka, jika kalah, peluang mereka untuk mengejar akan semakin kecil," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Karena itu, Hodak menginstruksikan pasukannya untuk berkonsentrasi pada skema permainan di lapangan. Ia ingin memastikan, timnya tetap memberikan performa terbaik tanpa harus terganggu dengan kalkulasi poin di klasemen. "Jadi kita hanya akan fokus bermain bagus besok," tegasnya.
Sementara itu, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyambut laga ini dengan optimisme tinggi. Ia menilai, jeda waktu yang dimiliki timnya sangat ideal untuk mematangkan strategi demi menundukkan pemuncak klasemen.
"Ini bukan hanya soal taktikal, tapi soal konsekuensi besar dari hasil pertandingan ini. Kami harus kuat, berjuang, dan butuh dukungan penuh dari suporter di stadion," ungkapnya.***


