
N/A
PERSIB terus menunjukkan komitmennya untuk menerapkan praktik ramah lingkungan melalui program Zero Waste Management. Pada bulan Februari 2025, program ini telah berhasil mengumpulkan dan mengelola sebanyak 3.875 kg sampah dari dua pertandingan kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), yaitu saat PERSIB menghadapi PSM Makassar (1 Februari 2025) dan Madura United (22 Februari 2025).
Dalam prosesnya, PERSIB bekerja sama dengan Jubelo sebagai mitra pengelolaan sampah. Dari total 3.875 kg sampah yang terkumpul telah dilakukan pemilahan dan pengolahan sebagai berikut:
- 767 kg sampah organik diolah menjadi pakan maggot dan pupuk kompos.
- 2.147 kg sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang untuk diproses menjadi material reusable.
- 961 kg sampah residu dikirim ke fasilitas khusus untuk dimusnahkan sesuai prosedur.
Sebagai klub sepakbola profesional yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, PERSIB bersama Jubelo berkomitmen untuk menerapkan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam setiap kegiatannya. Program ini sejalan dengan visi dan misi PERSIB dalam mendukung praktik keberlanjutan, efisiensi sumber daya, serta pemberdayaan komunitas.
Komitmen PERSIB dalam Menerapkan SDGs
Melalui program ini, PERSIB ingin berkontribusi terhadap beberapa tujuan SDGs, di antaranya:
- Menciptakan pekerjaan yang layak bagi masyarakat dengan meningkatkan produktivitas ekonomi secara seimbang.
- Mendukung akses terhadap layanan air, sanitasi, dan kebersihan yang lebih baik.
- Mendorong efisiensi sumber daya dan gaya hidup berkelanjutan.
- Mengurangi dampak perubahan iklim, melindungi ekosistem, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Sejak pertama kali diterapkan pada Desember 2024, program PERSIB Zero Waste Management telah berhasil mengelola total 8.767 kg sampah dari berbagai pertandingan kandang, di antaranya:
- 806 kg saat PERSIB vs Persita Tangerang (22 Desember 2024)
- 1.032 kg saat PERSIB vs Malut United (13 Desember 2024)
- 1.735 kg saat PERSIB vs Dewa United (17 Januari 2025)
Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama mengatakan, PERSIB tidak hanya ingin menjadi klub yang berprestasi di lapangan saja, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan dan komunitas.
"Program Zero Waste Management ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di industri sepak bola. Keberhasilan dalam mengelola hampir 9 ton sampah sejak Desember 2024 membuktikan bahwa sepak bola dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan. Kami berharap langkah ini bisa menginspirasi klub lain, suporter, serta komunitas sepak bola untuk lebih peduli terhadap lingkungan," katanya.
Dengan keberlanjutan program ini, PERSIB berharap dapat terus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dan mendorong perubahan positif dalam perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.***


