
Muhammad Jatnika Sadili
PERSIB mengajak Bobotoh untuk memberikan dukungan dengan cara positif di tempat masing-masing. Bobotoh diimbau tidak memaksakan diri berangkat ke Surabaya saat PERSIB melawan Persebaya pada pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026.
Ajakan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, yang secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion.
Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama mengungkapkan, bentuk dukungan terbaik saat ini adalah dengan menghormati aturan yang berlaku agar PERSIB terhindar dari sanksi yang merugikan.
"Kami mengajak Bobotoh untuk saling menjaga. Mari kita tunjukkan besarnya cinta kita kepada PERSIB dengan mematuhi aturan," kata Adhi.
"Berdasarkan Pasal 5 Regulasi Liga dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI, suporter tamu dilarang hadir. Jangan sampai niat baik mendukung tim justru berujung sanksi bagi klub kesayangan kita," lanjutnya.
Adhi juga mengimbau agar energi besar Bobotoh dialihkan ke kegiatan positif di kota masing-masing, seperti menggelar nonton bareng (nobar) yang tertib. Atau menyaksikan laga bersama keluarga tercinta.
"Dukungan doa dari Bobotoh tetap akan sampai ke hati para pemain di lapangan. Kami sangat mengapresiasi jika Bobotoh memilih untuk meramaikan lokasi-lokasi nobar resmi. Mari kita jaga nama baik PERSIB dan Bobotoh dengan tetap tertib dan mengikuti aturan kompetisi," tambahnya.
Manajemen berharap kesadaran kolektif dari para pendukung dapat menjadi kekuatan tambahan bagi tim yang sedang berjuang di papan atas Super League 2025/26, tanpa harus terganggu oleh kendala pelanggaran regulasi di luar lapangan.***


