
Muhammad Jatnika Sadili
Arus kendaraan di kawasan Simpang Dago-Cikapayang pada Jumat, 6 Maret 2025 menjelang maghrib, bergerak pelan. Sebuah pemandangan yang biasa terjadi menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Namun, pemandangan berbeda muncul di tengah kepadatan arus lalu lintas tersebut. Dua pemain PERSIB, Teja Paku Alam dan Adam Alis berdiri di tepi jalan sambil menyapa para pengendara. Mereka bukan sedang menuju pertandingan atau latihan, melainkan berbagi takjil kepada masyarakat yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.
Aksi ini menjadi bagian dari aktivasi Ramadan bertajuk "Nunggu Beduk Bareng Pucuk", kolaborasi antara PERSIB dan mitranya, Teh Pucuk Harum.
Kemeriahan di Tengah Kemacetan
Kehadiran Pasukan Beduk Pucuk yang membawakan pertunjukan perkusi energik di titik lampu merah Dago sukses mencuri perhatian pengendara. Dentuman ritme yang rancak memecah kejenuhan pengendara yang terjebak kemacetan. Beberapa pengendara membuka kaca mobil, dan sebagian lainnya tersenyum sambil mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen tak biasa itu.
Di tengah keramaian tersebut, Teja dan Adam Alis berjalan dari kendaraan ke kendaraan. Di tangan mereka, botol Teh Pucuk Harum siap dibagikan kepada Bobotoh dan masyarakat yang masih berada di perjalanan.
"Senang sekali bisa berinteraksi langsung dengan warga Bandung di momen Ramadan ini. Kami tahu banyak yang masih di jalan saat jam berbuka. Semoga kehadiran kami dan kesegaran Teh Pucuk Harum bisa menjadi teman berbuka yang menyenangkan buat mereka," ujar Teja.
Sementara Adam Alis mengaku, berbagi takjil di jalan merupakan pengalaman pertamanya. Ia pun mengaku sangat terkesan dengan pengalaman itu.
"Seru-seru. Ketemu banyak Bobotoh juga tadi. Sekalian menunggu buka puasa juga, dan pastinya berbuka dengan yang manis, Teh Pucuk Harum," katanya, sambil tersenyum.
Aktivasi ini sengaja menyasar kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Dago untuk mengangkat realita masyarakat kota besar yang sering kali masih terjebak macet saat azan Maghrib berkumandang. Teh Pucuk Harum hadir sebagai solusi praktis untuk membatalkan puasa dengan kesegaran yang pas.
Kolaborasi ini juga mempertegas posisi PERSIB sebagai klub yang tidak hanya besar di dalam stadion, tetapi juga dekat dengan keseharian masyarakatnya. Melalui kampanye "Abis Beduk Teguk Pucuk", Teh Pucuk Harum dan PERSIB ingin memastikan setiap momen menunggu berbuka menjadi lebih bermakna dan segar. ***


