
Pandu Persada
PERSIB U18 harus mengakui keunggulan Malut United 1-2 pada gim ke-16 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 di Stadion Marimoi, Kota Tidore, Maluku Utara, Minggu, 11 Januari 2026.
PERSIB U18 sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Rahmat A. Sero Sero pada menit 11. Namun, Malut United bisa berbalik unggul melalui gol Abdul Galih Rahdatul Aisy menit 13 dan Afgan Mido menit 56.
Dengan demikian, PERSIB U18 hanya bisa membawa pulang satu poin dari lawatannya ke Tidore setelah pada pertandingan pertama bermain imbang 2-2. Akibat hasil itu, PERSIB U18 tergusur dari puncak klasemen ke peringkat kedua dengan nilai 31, sama dengan Malut United di peringkat pertama.
Pelatih PERSIB U18, Tito Agung Setiawan memilih untuk menjadikan kekalahan ini sebagai bahan pembelajaran bagi anak asuhnya. Menurutnya, kebugaran pemain turut berpengaruh terhadap penampilan tim.
"Setelah memaksimalkan recovery dan memanfaatkan kedalaman tim, kami hanya bisa tampil maksimal selama 40 menit. Sisanya, kebugaran pemain habis yang tentu akan jadi pekerjaan rumah untuk kami evaluasi," kata Tito setelah laga.
Tito mengatakan, timnya akan memanfaatkan jeda dengan mengasah kualitas permainan, terutama cara bertahan dan dalam mengantisipasi bola mati lawan.
"Selama jeda nanti, fokusnya pertahanan dan jika melihat gol kemenangan Malut itu terjadi karena set piece. Jadi, dua hal itu yang akan kami perbaiki sebelum kembali main di pertandingan home nanti," jelasnya.***


