
Muhammad Jatnika Sadili
Pertandingan panas antara Persebaya dan PERSIB di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin 2 Maret 2026, berakhir imbang 2-2. Dua gol PERSIB dicetak Luciano Guaycochea menit 51 dan Andrew Jung menit 73. Sedangkan gol balasan Persebaya dibuat Bruno Moreira melalui tendangan penalti menit 44 dan Francisco Rivera menit 83.
Usai pertandingan, pelatih PERSIB, Bojan Hodak, seperti biasanya menghadiri konferensi pers. Namun, kali ini, ia hadir di hadapan awak media bukan untuk mengulas detail teknis pertandingan yang baru saja berakhir. Hodak lebih memilih menyampaikan rasa hormatnya kepada kerja jurnalis.
Pelatih asal Kroasia ini menegaskan, kehadirannya di ruang konferensi pers adalah bentuk apresiasi terhadap tugas-tugas media. "Saya katakan begini, saya selalu menghormati media dan menghargai pekerjaan kalian," kata Hodak.
Meski atmosfer pertandingan menyisakan banyak cerita di lapangan, terutama kepemimpinan wasit dan VAR, Hodak memilih untuk tidak berkomentar banyak. Hodak manyadari, setiap pernyataan yang keluar dari mulutnya akan memiliki konsekuensi.
"Namun, saya tidak bisa berbicara mengenai wasit hari ini. Jika saya tidak bicara soal wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan dari pertandingan tadi. Karena itu, lebih baik saya tidak memberikan pernyataan apa pun agar tidak terkena sanksi," ucapnya.***


