
Muhammad Jatnika Sadili
Ada yang berbeda di bangku cadangan PERSIB saat menjamu Madura United pada pertandingan pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis, 26 Februari 2026. Pada pertandingan yang dimainkan pukul 20.30 WIB itu, Bobotoh dipastikan tidak akan melihat pelatih Bojan Hodak memberikan instruksi langsung kepada para pemainnya di area teknik depan bench PERSIB.
Pelatih asal Kroasia ini dilarang mendampingi timnya akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Seperti diketahui, pada pertandingan terakhir melawan Persita Tangerang di GBLA, 22 Februari 2026 lalu, Hodak mendapatkan kartu kuning dari wasit. Itu adalah kartu kuning keempat buat Hodak sepanjang musim ini. Sebelumnya, Hodak mendapat kartu kuning pada laga melawan Bali United (1 November 2025), Borneo FC (5 Desember 2025), dan Persik Kediri (5 Januari 2026).
Ini menjadi kali kedua musim ini ia harus menepi akibat akumulasi kartu, setelah sebelumnya absen saat PERSIB bertandang ke markas Malut United pada Desember 2025.
Meski tak bisa memberi instruksi dari bench, Hodak dipastikan tetap hadir dan memberikan dukungan di GBLA pada pertandingan itu. Bukan di ruang ganti atau sisi lapangan, tetapi dari tribun penonton. Dari tempat duduknya, Hodak bisa merasakan langsung energi Bobotoh saat memberikan dukungan moral untuk perjuangan Maung Bandung di lapangan.
Sementara di area teknik, Hodak sudah mendelegasikan komando kepada asisten pelatih Igor Tolic. Namun, Hodak memastikan seluruh persiapan sudah dimatangkan dan tim memahami rencana permainan yang akan dijalankan.
Namun, Hodak mengingatkan kepada pasukannya untuk tetap waspada. "Seperti semua tim yang datang ke sini (Bandung) untuk melawan kami, mereka biasanya akan bermain sangat defensif. Jadi pertandingan ini tidak akan mudah, akan cukup sulit," ucapnya.
Untuk memudahkan perjuangan para pemain di lapangan, Hodak mengajak Bobooh untuk memberikan dukungan langsung dari tribun penonton bersamanya. Sebab, ia meyakini, sepak bola Bandung bukan sekadar taktik dan strategi, tetapi ada kekuatan dari energi yang muncul dari teriakan suara yang menyatu dan nyanyian tak pernah putus sepanjang 90 menit dari puluhan ribu Bobotoh di seluruh sektor.
Bagi Hodak yang biasanya memberi instruksi di tepi lapangan, kali ini siap berteriak dan bersorak bersama Bobotoh, menyatukan energi untuk satu tujuan, mengejar tiga poin di laga kontra Madura United. Bukan sekadar untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen, tetapi catatan 100% poin PERSIB di kandang.***


