
Pandu Persada
Suasana Ramadan 1447 Hijriah terasa semakin hangat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Di tengah euforia PERSIBDay, inisiasi kolaboratif antara PERSIB dan Dompet Dhuafa menghadirkan fasilitas musala yang lebih bersih dan nyaman bagi Bobotoh yang ingin menunaikan ibadah saat mendukung tim kebanggaannya.
Momentum ini terlihat jelas saat laga PERSIB melawan Persita Tangerang, Minggu, 22 Februari 2025. Di sela-sela menantikan kick-off, sejumlah Bobotoh memanfaatkan waktu untuk beribadah di musala yang telah disiapkan di area stadion.
Di GBLA kini tersedia empat musala dukungan Dompet Dhuafa yang tersebar di area VIP Utama, VIP Barat Utara, Timur, dan Utara. Fasilitas tersebut dilengkapi sajadah lembut yang bersih serta sandal untuk memudahkan jamaah mengambil air wudhu, menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk dan nyaman.
Vice President of Operations PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dompet Dhuafa. Menurutnya, kolaborasi ini turut menghadirkan atmosfer pertandingan yang lebih ramah bagi Bobotoh, khususnya di bulan suci.
"Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dukungan Dompet Dhuafa kepada PERSIB melalui musala di Stadion GBLA ini sehingga turut menciptakan atmosfer pertandingan yang nyaman untuk Bobotoh terutama saat beribadah," ujarnya.
Andang menegaskan, inisiatif ini menjadi wujud kolaborasi positif antara klub, suporter, dan elemen pendukung lainnya dalam menciptakan iklim sepak bola yang membawa kebaikan. PERSIB, lanjutnya, mendukung penuh langkah-langkah serupa agar Bobotoh dapat menjalankan aktivitas dukungan tanpa khawatir akan kebutuhan ibadah.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, berharap fasilitas musala tersebut tidak hanya dimanfaatkan selama Ramadan, tetapi juga berlanjut di momen-momen berikutnya.
"Momentum Ramadan ini bisa jadi awal dari kolaborasi kebaikan dalam melayani Bobotoh dalam beribadah. Selain memenuhi tribun stadion, Bobotoh juga bisa memberikan dukungan kepada PERSIB lewat jalur langit dengan beribadah," ungkapnya.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar soal pertandingan di lapangan, tetapi juga tentang menghadirkan ruang kebaikan, di tribun, di ruang ibadah, hingga dalam doa yang mengiringi perjuangan tim kebanggaan.***


