
Rivan Mandala P
Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember selalu memiliki makna mendalam bagi setiap orang. Bagi penyerang PERSIB, Saddil Ramdani, momen ini menjadi pengingat akan sosok paling berpengaruh dalam hidup dan kariernya: sang ibunda tercinta, Waode Dai.
Kedekatan Saddil dengan ibunya bukan sekadar cerita keluarga. Ia mengakui, hampir setiap langkah penting dalam perjalanan sepak bolanya selalu melibatkan doa dan restu sang ibu. Bahkan, dalam memilih nomor punggung sekalipun. Jersey bernomor 67 yang kini dikenakannya di PERSIB pun tak lepas dari restu ibunda.
"Peran ibu dalam karier saya itu sangat besar. Cintaku, kebahagiaanku, perjuanganku, semua berasal dari beliau. Itu sesuatu yang tidak bisa saya gambarkan dengan kata-kata," ujar Saddil saat momen peringatan Hari Ibu, Senin, 22 Desember 2025.
Saddil juga mengenang doa-doa yang dulu kerap ia panjatkan. Ia berharap suatu hari bisa menghadirkan kehidupan yang layak, bahagia, dan penuh cinta untuk ibunya.
"Aku bersyukur punya ibu yang selalu memberi dukungan dengan cinta. Beliau membuat harapanku tetap cerah. Aku mencintaimu, Ibu," ungkapnya.
Di Hari Ibu ini, Saddil memanjatkan doa sederhana namun penuh makna. Ia berharap ibundanya selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang, agar dapat terus menemani perjalanannya, baik sebagai anak maupun sebagai pesepakbola profesional.
"Semoga ibu selalu sehat dan bahagia. Aku ingin terus membuatnya tersenyum. Ibu adalah kekuatan cinta dan senyum yang tidak akan pernah pudar," tutup Saddil.***


