
PERSIB.co.id
Menjelang pertandingan penting antara PERSIB dan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), PERSIB menghadirkan momen kebersamaan melalui penyelenggaraan doa bersama sebelum kick-off.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 pukul 18.00 WIB, dan dipimpin oleh Ustaz Hilman Fauzi. Doa bersama ini menjadi bagian dari ikhtiar sekaligus simbol kebersamaan antara tim dan Bobotoh dalam menyambut laga krusial di fase akhir kompetisi.
PERSIB mengajak seluruh Bobotoh yang hadir langsung di stadion untuk memasuki tribun lebih awal, agar dapat mengikuti doa bersama dengan tertib dan khidmat. Kehadiran lebih awal juga diharapkan dapat membangun atmosfer positif sejak awal pertandingan, sekaligus memperkuat dukungan moral bagi para pemain di lapangan.
Sementara itu, bagi Bobotoh yang tidak dapat hadir di GBLA, PERSIB tetap mengajak untuk turut mendoakan dari mana pun berada, sebagai bagian dari dukungan yang tidak terpisahkan bagi perjuangan tim.
Dalam pelaksanaannya, doa bersama ini akan memuat sejumlah harapan yang tidak hanya ditujukan untuk PERSIB, tetapi juga untuk ekosistem sepak bola Indonesia secara menyeluruh. Di antaranya adalah doa agar PERSIB dapat meraih hasil terbaik di sisa musim dan mewujudkan target juara Liga 1 2025/2026 sekaligus mencatatkan sejarah threepeat.
Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk PSSI beserta ketuanya agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin federasi dengan baik. Dukungan serupa juga ditujukan kepada operator kompetisi, iLeague, agar terus menjalankan Liga Indonesia secara profesional dan amanah.
Tidak kalah penting, doa juga dipersembahkan bagi seluruh perangkat pertandingan yang akan bertugas di sisa pertandingan BRI Super League, agar dapat menjalankan tugas dengan adil, jujur, dan penuh tanggung jawab. Serta bagi seluruh Bobotoh, agar selalu menjaga ketertiban, kedewasaan, dan semangat positif dalam memberikan dukungan kepada PERSIB.
Head of Communications PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyampaikan bahwa inisiatif doa bersama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara tim dan Bobotoh di momen krusial musim ini.
"Pertandingan ini bukan hanya tentang 90 menit di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri secara menyeluruh, termasuk secara batin. Doa bersama ini menjadi ruang bagi kita semua untuk menyatukan harapan dan energi positif, baik yang hadir di stadion maupun yang mendukung dari mana pun berada," ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan Bobotoh yang tertib dan positif akan menjadi faktor penting dalam menjaga atmosfer pertandingan tetap kondusif.
"Kami mengajak seluruh Bobotoh untuk hadir lebih awal, mengikuti doa bersama dengan khidmat, serta bersama-sama menjaga ketertiban selama pertandingan. Ini adalah fase penting bagi PERSIB, dan kami percaya dukungan yang baik dari Bobotoh akan memberikan energi tambahan bagi tim di lapangan," tambahnya.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan PERSIB tidak hanya terletak pada performa di lapangan, tetapi juga pada dukungan dan doa dari seluruh Bobotoh.
Mari hadir lebih awal, ikut dalam doa bersama, dan kirimkan energi terbaik untuk PERSIB. Saatnya kita berdiri bersama untuk satu tujuan: kemenangan.***


