
N/A
PERSIB bersama Socios menggelar Sampurasun: Bandung City Tour, berkunjung ke sejumlah tempat bersejarah dengan menggunakan bus PERSIB, Sabtu, 1 April 2023. Ini adalah bentuk apresiasi kepada bobotoh yang telah memiliki fan token $PERSIB di aplikasi Socios.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri dua mantan pemain yang pernah membawa PERSIB juara yaitu Adeng Hudaya dan Yudi Guntara, dengan pembawa acara Yujeng dan Endah.
Dua legenda hidup PERSIB itu dengan antusias menceritakan kisah-kisah yang terjadi di mes PERSIB Jalan Bali, Monumen Sepakbola, Pendopo Kota Bandung, Lapangan Tegallega, Sekretariat PERSIB Jalan Gurame, Stadion PERSIB hingga Stadion Siliwangi, kepada bobotoh sepanjang perjalanan di dalam bus.
Tiba di Stadion Siliwangi, Adeng teringat tentang kisah perjuangan Pangeran Biru dalam menapaki tangga juara Kompetisi Perserikatan 1961, 1986, 1989/1990, 1993/1994, dan Liga Indonesia I 1994/1995. Di stadion ini, PERSIB menghadapi lawan-lawannya dengan motivasi berlipat.
"Terima kasih kepada PERSIB dan Socios, saya bisa bersilaturahmi dengan bobotoh dan bepergian ke situs-situs bersejarah. Hingga sekarang, setiap tim yang bertanding di sini (Stadion Siliwangi) untuk melawan PERSIB, akan main sangat bagus," kata Adeng yang membawa PERSIB juara Kompetisi Perserikatan 1986 dan 1989/1990 ini.
Magis yang dimiliki Stadion Siliwangi diakui juga oleh Yudi Guntara. Ia menjadi saksi bagaimana skuad Pangeran Biru tampil gagah ketika menjalani pertandingan kandang di Kompetisi Perserikatan 1993/1994.
"Di era saya, Kompetisi Perserikatan terakhir, yang sangat berkesan adalah kala PERSIB tidak pernah kalah saat main di kandang (Stadion Siliwangi), hanya pernah imbang lawan PSDS. Lalu, di sini juga kami bermain hingga perempat final Piala Champions Asia 1995," ungkap mantan pemain yang bawa PERSIB juara 1993/1994 dan 1994/1995 ini.
Kesan positif dirasakan seorang bobotoh peserta tur, Dede Setiawan. Ia mengatakan, pengalaman terlibat di acara ini akan selalu dikenang. Sebab, dari acara ini ia bisa mengetahui tempat-tempat bersejarah bagi PERSIB, beserta segala kisahnya langsung dari para pelakunya.
"Terima kasih kepada PERSIB dan Socios karena dari acara ini, saya bisa bertemu legenda-legenda PERSIB dan berkunjung ke tempat-tempat yang bersejarah," kata salah satu bobotoh, yang masih merupakan pelajar ini.***


