Persib Bandung

Sejarah PERSIB 1970-1985

Selasa, 12-02-2013 21:31
Persib 1933 © persib.co.id
 

Pada tahun 70-an, Persib mengalami masa sulit dan miskin gelar. Namun, Max Timisela, yang menempati posisi gelandang menjadi langganan tim nasional. Puncaknya pada Kompetisi Perserikatan 1978-1979, Persib terdegradasi ke Divisi I.

Kondisi itu membuat para pembina Persib berpikir keras untuk melakukan revolusi pembinaan. Dipersiapkanlah tim junior yang ditangani pelatih Marek Janota (Polandia). Kemudian, tim senior diarsiteki Risnandar Soendoro. Gabungan pemain junior dan senior ini membuahkan hasil karena Persib berhasil promosi ke Divisi Utama dengan materi pemain seperti Sobur (kiper), Giantoro, Kosasih B, Adeng Hudaya, Encas Tonif, dll.

Hasil polesan Marek ini lahirlah bintang-bintang Persib seperti Robby Darwis, Adeng Hudaya, Adjat Sudrajat, Suryamin, Dede Iskandar, Boyke Adam, Sobur, Sukowiyono, Iwan Sunarya, dll. Hasil binaan Marek ini membawa Persib lolos ke final bertemu PSMS pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985. Dua kali Persib harus puas sebagai runner up setelah kalah adu penalti. Pada final 1984-1985 mencatat rekor penonton karena membeludak hingga pinggir lapangan. Dari kapasitas 100.000 tempat duduk di Stadion Senayan, jumlah penonton yang hadir mencapai 120.000 orang.

Sumber: Lintas Sejarah Persib, Risnandar Soendoro

Bergabunglah Bersama PERSIB :

Komentar

Minggu, 10-04-2016 06:50
Rabu, 28-12-2016 17:55
Kamis, 18-02-2016 21:51
Sabtu, 24-12-2016 07:45
Jumat, 17-03-2017 21:27
Minggu, 12-02-2017 23:16
Rabu, 16-11-2016 13:01
Selasa, 01-03-2016 14:12
Rabu, 15-03-2017 14:32
Minggu, 28-02-2016 18:32
Minggu, 20-03-2016 19:30
Jumat, 15-04-2016 12:59

2017

30

Pertandingan dimainkan

8

Menang

35

Gol

101

Shot On Target

50

Kartu Kuning

14

Imbang

28

Kemasukan

137

Shot Off Target

1

Kartu Merah

8

Kalah

12

Clean Sheet

215591

Penonton di Kandang