berita harian
Jumat, 07-12-2018 21:35 WIB

Preview PERSIB vs Barito Putera: Akhiri dengan Indah

Go-Jek Liga 1 2018 akan berakhir pada pekan ini. PERSIB bakal menutup musim sejuta cerita ini dengan laga kandang tanpa penonton melawan Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 8 Desember 2018.

Meskipun sudah tak berpeluang menjadi kampiun, Maung Bandung tetap bertekad memenangi laga menghadapi Laskar Antasari. Sebab, kemenangan setidaknya bisa menjadi cara yang indah bagi PERSIB dan bobotoh untuk mengakhiri musim. 

Pelatih PERSIB, Mario Gomez berambisi meraih tiga poin. Hal itu ditunjukkannya dengan mempersiapkan tim secara serius selama di Bandung.   

“Kita akan coba menang. Karena penting untuk mengakhiri kompetisi di urutan ketiga. Ini adalah musim yang baik. Kita mencoba jadi juara. Tapi, kita tidak bisa karena banyak hal. Tapi kita coba untuk menyelesaikannya di posisi ketiga. Ini penting,” kata pelatih berpaspor Argentina itu, Jumat 7 Desember 2018.

Demi kemenangan, Supardi Nasir Bujang cs harus mau tampil habis-habisan di sepanjang laga. Sebab pertandingan di Pulau Dewata bisa jadi lebih dari sekadar penutup musim. Tetapi juga akan menjadi partai untuk mempertahankan harga diri. 

Untungnya, Maung Bandung membawa modal cukup bagus sebelum terbang ke Bali kali ini, yaitu kemenangan tipis 1-0 atas PSCS Cilacap, 5 Desember 2018. Setidaknya kemenangan itu mampu meningkatkan kepercayaan diri sang Pangeran Biru setelah sempat melewati empat pertandingan tanpa kemenangan. 

Akan tetapi, PERSIB harus mewaspadai absennya bek asal Serbia, Bojan Malisic akibat akumulasi kartu kuning. Namun, bobotoh masih memiliki harapan kepada pemain bertahan muda, Indra Mustafa. Bukan tak mungkin, Indra akan kembali tampil menemani Victor Igbonefo sejak menit awal di laga nanti. 

Yang juga harus diwaspadai adalah mitos kurangnya hoki di Bali. Bagaimana tidak, di sepanjang musim ini, Supardi cs belum pernah merasakan kemenangan di Pulau Seribu Pura itu. Mengenai hal tersebut, Gomez pun mengakui ada perbedaan yang signifikan antara bermain di Bali dengan di Bandung. 

“Saya akui itu, karena perbedaan sangat terasa dari bermain di GBLA dan di Bali sangat berbeda. Saya ingin ucapkan terima kasih banyak atas dukungan bobotoh di musim ini dan sampai bertemu,” ungkap Gomez.

Di kubu lawan, Barito Putera menyatakan terganggu dengan adanya perubahan jadwal pertandingan pekan 34 ini. Pasalnya, pelatih Jackson F. Tiago baru mengaku baru mendapatkan kabar tersebut secara mendadak. 

“Persiapan boleh dikatakan tidak begitu matang, karena perubahan jadwal mendadak. Sebenarnya persiapan kita hanya untuk datang ke sini saja, kita seharusnya H-3 terbang. Tapi, kemarin pagi kita baru mendapat informasi soal perubahan ini. Jadi, hanya kemarin malam kita latihan dan pagi tadi kita sudah harus terbang ke sini,” ujar Jackson, Jumat 7 Desember 2018. 

Kendati begitu, Jackson tetap berharap anak asuhnya mampu memberikan performa terbaiknya di lapangan nanti. 

“Semoga tidak ada kendala apapun dan pemain bisa dengan cepat mengembalikan kondisi mereka. Pertandingan juga digelar malam, jadi ada waktu untuk mengembalikan ke kondisi terbaik,” tambahnya. 

Yang jelas, dirinya tetap memiliki ambisi untuk merebut tiga poin dari Maung Bandung di laga besok. Sebab, poin penuh dari Bali bisa saja menaikkan posisi Laskar Antasari di tangga klasemen. 

“Kita punya 90 menit, di mana kita bisa meningkatkan posisi kita. Saat ini kita berada dalam posisi yang sama dengan musim kemarin dan kita punya 90 menit, kita bisa paling tidak menaikan satu atau dua strip lagi di klasemen dan itu akan kita coba dalam pertandingan besok,” katanya.***

PERSIB.co.id
berita harian
Sabil Bangga Lakoni Debut Musim Ini
Bek muda PERSIB M. Al Amin Syukur Fisabillah mengaku bangga dapat melakoni debutnya musim ini tanpa kendala.
Minggu, 16-12-2018 20:10 WIB
berita harian
Supardi Nikmati Quality Time Bersama Keluarga
Jeda kompetisi benar-benar dimanfaatkan oleh kapten PERSIB, Supardi Nasir Bujang.
Minggu, 16-12-2018 19:13 WIB
berita harian
Yoyo akan Pertahankan Komposisi Tim U-19
General Manager Diklat PERSIB Yoyo S. Adiredja bertekad mempertahankan komposisi pemain U-19 di tahun depan.
Minggu, 16-12-2018 16:41 WIB