Persib Bandung

Tak Perlu Risau dengan Regulasi Pemain Muda

Kamis, 12-01-2017 18:08
Febri Hariyadi, Gian Zola dan Jujun Saepulloh bersama manajer Umuh Muchtar © PERSIB.co.id/M. Jatnika S
 
Oleh: M Jatnika S
Sebuah terobosan dilakukan PSSI mulai musim 2017 ini. Mereka berencana menerapkan regulasi pemain untuk kompetisi tertinggi di Indonesia yang lebih berpihak pada pembinaan dan pemain muda.

Dalam wacana yang masih terus digodok tersebut, PSSI berencana mewajibkan setiap tim mendaftarkan lima pemain usia di bawah 23 tahun. Aturan itu pun mewajibkan tiga U-23 tersebut harus turun pada setiap laganya, dan jika melakukan pergantian pemain juga harus diganti dengan pemain usia yang sama.

Diberlakukannya regulasi ini tak lain adalah untuk pembinaan jangka panjang --hingga lima tahun mendatang-- dengan bermuara pembentukan Tim Nasional (Timnas). Para pemain muda yang nantinya bakal regular turun di tiap-tiap timnya ini dipersiapkan untuk membentuk Timnas.

Tim pelatih Timnas, terutama untuk kejuaraan antar negara yang masih menerapkan pembatasan usia dan ditargetkan berprestasi seperti SEA Games dan Asian Games, akan lebih mudah memilih mana yang layak masuk Timnas. 

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang susah mencari pemain muda dengan jam terbang cukup banyak di klub, nantinya staf pelatih Timnas hanya tinggal memilih. Ya, tanpa perlu mencari, tapi hanya tinggal memilih. Karena pemain sudah tersedia.

Wacana akan diberlakukannya aturan ini memang membuat tim-tim peserta Indonesia Super League (ISL) mulai waspada dan memutar otaknya lebih keras guna memburu pemain muda di bursa transfer kali ini. Tak menutup kemungkinan akan ada klub yang bakal menolak. Maklum, tak sedikit tim-tim Indonesia lebih menitikberatkan prestasi tiap musimnya dan aktif membeli pemain asing berkelas atau pemain lokal yang matang. Karenanya, sedikit banyak pembinaan dikesampingkan.
Dan, PERSIB tak perlu ikut-ikutan menolak atau risau karena regulasi ini. 

Alasan pertama kenapa PERSIB tak harus menolak adalah, Maung Bandung punya Diklat PERSIB sebagai ‘pabrik’ penghasil penerus para Pangeran Biru. Sejak didirikan 2013 silam, Diklat PERSIB memang bertujuan untuk mencetak pemain, bukan sekadar mengikuti dan memburu prestasi kompetisi kelompok umur.

Sebagaimana kita ketahui, Febri Hariyadi adalah salah satu pemain hasil binaan Diklat PERSIB. Untuk tahun 2017 ini, dan sepertinya tak menutup kemungkinan bertambah, tiga pemain menyusul Febri, yakni Ahmad Subagja Basith, Sugianto dan Gian Zolla Nasrullah.

Bukan untuk PERSIB saja, beberapa pemain Diklat PERSIB generasi pertama juga sudah tersebar di beberapa klub. Sebut saja Abdul Aziz, Hanif Abdul Rauf, Ryuji Utomo dan lain-lain.

Sementara alasan kedua dari kenapa PERSIB tak perlu risau adalah, dalam setiap musimnya, Maung Bandung sudah terbiasa dengan terdaftarnya pemain muda di dalam skuatnya. 

Di tahun 2016 lalu, Febri Hariyadi, Yandi Sofyan dan juga Rudolof Yanto Basna adalah pemain-pemain yang berusia di bawah 23 tahun. Mereka juga tetap mendapatkan kesempatan bermain.

Pada kompetisi 2014, saat juara Indonesia Super League (ISL), Maung Bandung juga tercatat memiliki pemain muda dengan kategori usia seperti yang akan diberlakukan oleh PSSI. Sebut saja kala itu, Rudiyana, M. Natshir. 

Di musim-musim sebelumnya, Sigit Hermawan, M. Agung Pribadi adalah pemain-pemain muda yang mengawali karier profesionalnya bersama PERSIB pada musim 2010 pada usia 21 tahun. 

Sejumlah pemain muda selalu ada dalam tubuh PERSIB. Ada yang bersinar, ada yang berangkat di bangku cadangan, ada pula yang hanya ikut latihan dan lebih dikenal dengan istilah “magang”. Semuanya itu tergantung kesempatan yang diberikan pelatih, namun secara sistem, manajemen PERSIB sebenarnya sudah terbiasa.

Jadi tak perlu risau. PERSIB sudah terbiasa. Dan, sepertinya memang sudah saatnya Maung Bandung dihuni pemain-pemain ngora, pituin (muda, asli) Bandung.***

Tulisan adalah opini dari penulis dan bukan pandangan redaksi yang merefleksikan PERSIB.

Bergabunglah Bersama PERSIB :

Komentar

Minggu, 10-04-2016 06:50
Rabu, 28-12-2016 17:55
Kamis, 18-02-2016 21:51
Sabtu, 24-12-2016 07:45
Jumat, 17-03-2017 21:27
Rabu, 16-11-2016 13:01
Minggu, 12-02-2017 23:16
Selasa, 01-03-2016 14:12
Minggu, 28-02-2016 18:32
Rabu, 15-03-2017 14:32
Minggu, 20-03-2016 19:30
Jumat, 15-04-2016 12:59

2017

20

Pertandingan dimainkan

7

Menang

25

Gol

56

Shot On Target

33

Kartu Kuning

7

Imbang

19

Kemasukan

79

Shot Off Target

0

Kartu Merah

6

Kalah

8

Clean Sheet

137445

Penonton di Kandang